THE GROWTH OF (“DATA SCIENCE”)
Data Scince sangat berkembang pesat,dengan data yang menjadi semakin vital
hingga besar dan digunakan dalam berbagai organisasi maka tidak diragukan lagi terkait
kenaikan 'Big Data' yang kini tengah menjadi pembahasan serius .
Peran Data Science
berorientasi pada beberapa peran dan teknis yang paling menonjol adalah di bidang ekonomi, yaitu bisnis. Dalam dunia bisnis ada
kalimat yang akhir – akhir ini santer
diperbincangkan dikaitkan dengan gerakan transformasi digital.
“Data is a new currency
”
kalimat yang menjadi perhatian dunia bisnis saat ini , bahwasannya data begitu
bernilai bagi strategi bisnis. Namun jika dirunut, urgensi pemanfaatan data sebenarnya tak
lain muncul dari komoditas data itu sendiri sebagai objek digital. Saat ini
data bisa diperoleh dari mana saja, dari perangkat komputasi yang sehari-hari
digunakan, dari penggunaan komputer, ponsel, kamera, hingga perangkat berbasis
sensor yang terpasang di dinding.
Tidak hanya di bidang ekonomi namun dunia kini diliputi
oleh data . Ini terbukti dengan Volume data yang
akan terus meningkat dan sekarang ini kita sedang bekerja dengan 80% data unstructured. Diperkirakan, hingga 2020 nanti kita akan sangat banyak
bekerja dengan data untuk mencari ‘sesuatu’ di sana.
Pada
tahun 2024 nanti, teleskop radio terbaru akan menghasilkan data lebih daru satu
exabyte/hari!.Untuk menangani perihal tersebut maka machine learning diharapkan
memiliki peran lebih besar gar bisa menangani data besar dan kompleks
ini.Dengan demikian di masa depan, machine learning bisa memainkan peran
signifikan dalam hidup manusia.
Perlu diketahui, Di Negeri Paman Sam , seorang ahli data
scientist digaji sebesar US$ 111.000, jauh lebih tinggi dibanding data analyst
yang mencapai US$ 70.000. Pasar big data di dunia diprediksi mencapai US$ 70
miliar dengan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 17 persen. Pada 2018,
sebanyak 20 persen keputusan perusahaan akan dilakukan oleh mesin.Pemicu
tingginya pertumbuhan big data di antaranya adalah satu dari tiga pemimpin
perusahaan tidak percaya terhadap informasi yang digunakan untuk pengambilan
keputusan. Selain itu, kualitas data yang buruk membuat tidak efisien.

Komentar
Posting Komentar